Fayzullaev, pencipta sejarah Uzbekistan yang tolak disapa "Messi Baru"
akarta (ANTARA) - Tinggi badan cuma sekitar 1,67 meter, mengandalkan kaki kiri, kreatif dan biasa berposisi di sayap kanan serangan timnya. Ciri-ciri itulah yang dimiliki pesepak bola tim nasional Uzbekistan, Abbosbek Fayzullaev. Sekilas, atribut tersebut mirip bintang Argentina, Lionel Messi, bukan? Itulah yang menjadi salah satu alasan, di negaranya, Fayzullaev kerap disebut-sebut sebagai "The New Messi" atau "Messi Baru".
akarta (ANTARA) - Tinggi badan cuma sekitar 1,67 meter, mengandalkan kaki kiri, kreatif dan biasa berposisi di sayap kanan serangan timnya.
Ciri-ciri itulah yang dimiliki pesepak bola tim nasional Uzbekistan, Abbosbek Fayzullaev. Sekilas, atribut tersebut mirip bintang Argentina, Lionel Messi, bukan? Itulah yang menjadi salah satu alasan, di negaranya, Fayzullaev kerap disebut-sebut sebagai "The New Messi" atau "Messi Baru".
Walau mengaku mengidolakan Messi, Fayzullaev menolak sapaan itu.
"Saya menyukai sebutannya, tetapi saya tidak setuju. Saya ingin menjadi diri saya sendiri," ujar Fayzullaev suatu hari kepada media Uzbekistan, Stadion.Uz.
Fayzullaev, baru berusia 22 tahun, adalah sebuah fenomena di persepakbolaan Uzbekistan.
Bagaimana tidak, ketika belum genap berumur 20 tahun, dia sudah direkrut klub ternama dari Rusia, CSKA Moscow.
Kabar soal bakat besarnya dalam mengolah bola pun tersiar ke penjuru dunia. Talentanya tidak diragukan, tetapi sampai saat itu sepertinya tidak ada yang menyangka Fayzullaev suatu saat bisa menorehkan sejarah untuk timnas Uzbekistan di Piala Dunia.
Namun, hidup membawa setiap orang ke titik-titik waktu, di mana hal-hal besar sudah menunggu.
Baca juga: Top skor Piala Dunia 2026: Messi di posisi pertama dengan tiga gol
Bagi Fayzullaev, momen itu terjadi pada Rabu (17/6) waktu Mexico City, Meksiko, atau Kamis (18/6) WIB, di Stadion Azteca, ketika timnas Uzbekistan menghadapi Kolombia pada laga Grup K Piala Dunia 2026.
Menit ke-60 pertandingan itu, Fayzullaev melesakkan gol untuk membawa Uzbekistan menyamakan kedudukan sementara menjadi 1-1 setelah sebelumnya Daniel Munoz memecahkan kebuntuan Kolombia (40').
Dari jarak dekat, Fayzullaec menyundul masuk bola yang memantul dari kiper Kolombia Camilo Vargas yang berupaya menahan sepakan dari penyerang Uzbekistan Eldor Shumorodov.
Para pemain Uzbekistan langsung mengerumuni Fayzullaev yang merayakan golnya dengan berlari ke papan iklan dan duduk di atasnya. Mereka semua mengetahui bahwa Fayzullaev sudah menciptakan sejarah. Dialah pencetak gol pertama Uzbekistan di Piala Dunia.
Uzbekistan, tim debutan di Piala Dunia 2026, pada akhirnya kalah 1-3 dari Kolombia yang merampungkan pertandingan dengan dua gol tambahan dari Luis Diaz (65') dan Jaminton Campaz (90+9'). Akan tetapi, gol bersejarah dari Fayzullaev tidak akan bisa lepas dari ingatan kolektif masyarakat Uzbekistan.